Mengenal Konsep Brand Awareness dan Cara Meningkatkannya

Ketika Anda melihat satu logo yang ikonik, katakanlah misalnya logo kuda jingkrak yang ada di mobil berwarna merah, apa brand pertama yang Anda pikirkan? Jika itu adalah Ferrari, maka Anda sudah memiliki brand awareness pada apa yang melekat pada brand Ferrari sebagai sebuah entitas.

Tapi apakah cara membentuk brand awareness cukup dengan memiliki logo dan asosiasinya saja? Tentu saja tidak.

Maka dalam artikel singkat kali ini, akan coba dijabarkan mengenai pemahaman terkait brand awareness dan beberapa cara meningkatkannya. Sederhana saja, agar masyarakat mengetahui bahwa ada satu produk, atau bisnis, yang Anda kelola, dan memiliki nilai lebih dibandingkan dengan produk lainnya.

Apa Itu Brand Awareness?

Apa Itu Brand Awareness
Sumber : freepik.com

Secara singkat mungkin brand awareness dapat didefinisikan sebagai kesadaran brand yang dimiliki masyarakat. Kesadaran ini mulai dari bentuk terkecil seperti pengenalan slogan, logo, mengetahui ada produk seperti yang Anda jual, hingga ke titik dimana pelanggan sudah setia dan merekomendasikan produk Anda ke orang lain yang dikenalnya.

Tentu, hal ini bukan hal yang mudah untuk dicapai, terlebih pada tahap akhir. Namun pepatah ‘Tak kenal maka tak sayang’ benar-benar berlaku di dunia bisnis. Maka dari itu, Anda benar-benar wajib untuk membuat publik mengetahui produk yang Anda miliki agar produk masuk ke dalam pertimbangan mereka ketika akan mengambil keputusan pembelian.

Setidaknya jika dijelaskan secara lebih detail, terdapat empat tingkatan brand awareness yang dimiliki publik.

1. Brand Recognition

Dijelaskan sebagai tahap dimana publik mampu mengenali produk yang Anda miliki saat melihat produk tersebut. Belum secara langsung mengingat nama brand, namun secara visual atau audio, produk, logo, slogan, atau warna dan tagline sudah dapat dikenali.

2. Brand Recall

Tahap kedua adalah tahap dimana pelanggan Anda bisa langsung mengingat nama brand atau produk yang Anda miliki berdasarkan kategori produk. Pelanggan cukup dengan mendengar kategori produk dan melihat sekilas, secara otomatis nama brand dan produk Anda muncul dalam ingatan.

3. Top-of-Mind Awareness

Ketika berada di tahap ini artinya produk Anda sudah menjadi salah satu produk yang muncul pertama ketika pelanggan melihat warna, logo, slogan, visual, atau audio terkait kategori produk tertentu. Seperti ketika mendengar produk air minum dalam kemasan, kebanyakan orang pasti akan menyebutkan AQUA, meski yang diberikan bukan brand tersebut.

4. Brand Dominance

Pada titik paling tinggi, produk akan memiliki brand awareness di tingkat brand dominance. Ini artinya pelanggan Anda hanya dapat mengingakat satu produk, satu brand saja, dari kategori produk yang ada di pasaran. Brand Anda berhasil mendominasi alam bawah sadar pelanggan secara langsung.

Tak Bisa Secara Instan, Berikut Beberapa Cara Meningkatkannya

Cara Meningkatkan Brand Awareness
Sumber : freepik.com

Tentu untuk mencapai tahap keempat, bahkan mencapai tahap pertama di brand recognition saja Anda memerlukan effort yang tidak sedikit. Semua kegiatan atau cara bisa dilakukan, selama cara tersebut tidak melanggar hukum. Beberapa caranya adalah sebagai berikut.

Menggunakan Media Promosi Online

Meski berarti luas, Anda bisa mulai dengan memilih beberapa media yang kiranya sesuai dengan target pasar Anda. Misalnya pada media sosial, terdapat opsi seperti Twitter, Instagram, YouTube, atau media-media lain yang cocok dengan segmen pasar. Buat konten yang menarik, dan unggah konten tersebut. Jika diperlukan Anda juga bisa memanfaatkan fitur iklan berbayar yang tersedia.

Search Engine Optimization

Sangat hype pada konsep pemasaran digital kekinian, SEO juga bisa jadi salah satu cara meningkatkan brand awareness. Bersamaan dengan search engine marketing, Anda bisa mendapatkan banyak paparan dari sana. Hal ini mengingat semakin banyaknya orang yang menggunakan Google sebagai media pencarian apapun yang mereka butuhkan.

Kemasan, Desain Logo, dan Desain Produk Unik

Hal apapun yang berbentuk aneh atau mencolok mudah menarik perhatian masyarakat. Well bukan berarti produk yang Anda miliki harus mencolok dalam arti buruk, namun tonjolkan desain unik yang secara visual bisa menarik perhatian publik. Kombinasi warna, bentuk, dan tampilan yang berbeda dari produk yang sudah ada, bisa jadi cara ampuh.

Product Placement dan Buka Gerai Di Bazaar atau Pameran

Cara keempat untuk meningkatkan brand awareness adalah dengan melakukan product placement di berbagai acara atau media yang memungkinkan. Anda juga bisa membuka stand atau toko fisik di bazar atau pameran yang tengah diadakan, guna memberikan pengalaman langsung pada publik mengenai produk Anda.

Memang untuk meningkatkan brand awareness diperlukan usaha yang tidak sedikit, dan waktu yang tidak sebentar. Namun hal ini merupakan investasi jangka panjang yang berguna selama Anda memasarkan produk atau brand tersebut.

Artikel dan bahasan menarik mengenai brand awareness juga bisa Anda dapatkan langsung di blog resmi Jokul by DOKU. Menyediakan layanan pengelolaan pembayaran online yang terintegrasi, rapi, dan efektif, Jokul juga membantu Anda dengan menyediakan ragam artikel terkait bisnis dan tren pasar kekinian. Kunjungi situs resminya sekarang, dan dapatkan manfaatnya!

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan komentar