Pengertian HAM Untuk Umum

Hak Asasi Manusia – Pada prinsipnya Hak Asasi Manusia itu adalah sesuatu hak yang dimiliki oleh setiap manusia. Setiap manusia pasti memiliki hak yang sama seperti Hak Asasi Manusia. Biasanya Hak Asasi Manusia ini bisa dimiliki oleh negara.

Apa Pengertian HAM?

Hak Asasi Manusia (HAM)
Hak Asasi Manusia (HAM)

Hak Asasi Manusia sendiri adalah milik orang itu sendiri, HAM tidak bisa dipindahkan dari orang yang pertama dengan orang yang kedua. Dengan kata lain, HAM sendiri dianugerahkan dari orang lain untuk seseorang.

Dengan mempunyai HAM, orang yang memiliki Hak Asasi Manusia bebas untuk berpendapat dan mempunyai kebebasan sendiri.

Gunanya HAM itu sendiri untuk menghormati, melindungi, menghargai setiap orang. Selain itu, HAM juga bisa melaporkan setiap kejadian yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada. Setiap orang yang mempunyai Hak Asasi Manusia bisa untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

HAM juga penting untuk manusia karena dengan HAM kamu bisa mempunyai beberapa hak yang bisa kamu miliki. HAM sendiri pernah dianggap remeh oleh beberapa kelompok. Selain HAM itu penting bagi umum, ternyata HAM juga mempunyai konsep hak asasi manusia.

Konsep Hak Asasi Manusia sendiri bernama pernyataan umum tentang hak-hak asasi manusia (PUHAM). Konsep itu telah disahkan di Paris tepatnya pada tahun 1948. Kalau HAM dulu hanya ditegakkan secara lokal tetapi sekarang telah berbeda, HAM sudah diakui secara internasional.

Nah, untuk pihak dari HAM sendiri diperhatikan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB, Komite Hak Asasi Manusia PBB dan Komite Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya. Sedangkan untuk tingkat luar negeri, HAM sendiri diperhatikan oleh Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa dan pihak lainnya.

Sejarah Hak Asasi Manusia (HAM)

Sejarah HAM
Sejarah HAM

Hak Asasi Manusia mempunyai sejarah sendiri yang terkadang berbeda dari yang dulu dengan yang sekarang. Ada beberapa konsep yang digunakan oleh HAM sendiri seperti salah satu konsepnya adalah Undang-Undang Hammurabi. Konsep ini disahkan di Babilonia pada abad ke-18 sebelum masehi.

Selain ada konsep yang digunakan oleh HAM, ada juga piagam HAM yang bernama Magna Carta. Magna Carta sendiri disahkan tepatnya di Kerajaan Inggris pada tahun 1215. Tetapi Magna Carta justru dikatakan salah satu piagam untuk melindungi para bangsawan di Kerajaan Inggris.

Konsep HAM sendiri ada konsep yang modern dan ada juga konsep yang lama. Pada abad ke-18 atau yang bisa dikatakan dengan Abad Pencerahan yang mempunyai ciri-ciri seperti terlihatnya tulisan-tulisan yang dibuat oleh John Locke. Konsep PUHAM ada karena berasal dari kebudayaan itu sendiri.

Jenis – Jenis HAM

Jenis Jenis HAM
Jenis Jenis HAM

HAM sendiri mempunyai beberapa jenis seperti yang pertama hak sipil dan politik dan ada juga hak ekonomi, sosial dan budaya. Kalau untuk hak ekonomi, sosial, dan budaya itu sendiri memiliki makna tersendiri yaitu dibebaskannya kewajiban membayar untuk pendidikan, rumah sakit gratis dan yang lainnya.

Berbeda dengan hak ekonomi, sosial dan budaya, ada juga hak sipil dan politik. Nah, contoh dari hak sipil dan politik itu sendiri seperti mempunyai hak untuk kehidupan, bisa mempunyai kebebasan tersendiri, bisa mempunyai hak keadilan.

Untuk hak kehidupan, pemerintah tidak boleh membunuh seseorang tanpa ada jawaban yang jelas. Sedangkan untuk hak kebebasan sendiri seperti berbicara dengan orang lain, beradu pendapat sesama manusia dan juga hak lainnya.

Nah, untuk hak keadilan sendiri, negara tidak boleh semena-mena melakukan sesuatu kepada seseorang tersebut.

Jenis HAM pertama dibedakan menjadi dua hak yaitu hak sipil dan politik dan hak ekonomi, sosial dan budaya. Dibedakan menjadi dua karena ada beberapa orang yang lebih memilih untuk hak sipil dan politik dan kelompok lain memilih hak ekonomi, sosial dan budaya.

Sedangkan untuk jenis HAM yang kedua adalah hak generasi pertama, kedua dan ketiga. Hak generasi pertama, kedua dan ketiga diputuskan oleh pakar hak asasi manusia yang bernaa Karel Vasak berasal dari Ceko-Prancis. Hak ini dibedakan menjadi tiga yaitu hak generai pertama, kedua dan ketiga.

Hak generasi pertama termasuk ke dalam hak sipil dan politik yang ada di jenis- jenis HAM yang pertama. Lalu hak generasi pertama ini disahkan di negara Amerika Serikat dan juga Prancis. Hak ini ditetapkan pada akhir abad ke-18. Contoh hak generasi pertama seperti mempunyai kebebasan untuk melindungi.

Hak generasi kedua merupakan hak ekonomi, sosial dan budaya. Makna yang ada di hak generasi kedua adalah bisa mendapatkan barang yang diinginkan, bisa merasakan layanan yang kamu mau. Hak generasi kedua ini muncul di Eropa tepatnya pada abad ke-19.

Hak yang terakhir ada hak generasi ketiga yang ada tepatnya pada abad ke-20. Biasanya hak ini hanya diakui oleh lokal tetapi berbeda dengan sekarang yang telah diakui secara internasional. Contohnya seperti pada piagam Afrika tentang hak asasi manusia dan hak penduduk.

Nah, jenis HAM yang ketiga adalah hak individu dan juga hak kolektif. Hak individu dan kolektif sendiri mempunyai beberapa pasal.

Salah satu pasal yang menjelaskan tentang hak individu dan hak kolektif adalah pasal 27. Pada pasal 27 ini menjelaskan kalau ada negara yang mempunyai suku, agama, ras itu wajib untuk memenuhi hak-hak mereka.

Ternyata pasal 27 ini pernah digunakan oleh deklarasi tentang hak-hak orang yang tergolong ke dalam minoritas nasional. Deklarasi ini pernah dilakukan tepatnya pada tahun 1992.

Lalu ada hak-hak inti penting sekali dimiliki oleh setiap manusia karena dengan hak ini kamu bisa mendapatkan hak-hak yang berhubungan dengan kehidupan. Pada hak inti ternyata mempunyai pasal tertentu. Pada pasal 4 yang menjelaskan tentang perlakuan-perlakuan yang tidak sesuai dengan biasanya.

Sejarah Hak Asasi Manusia di Luar Negeri

Sejarah HAM Luar Negeri
Sejarah HAM Luar Negeri

Kalau sebelumnya saya menjelaskan sejarah hak asasi manusia secara lokal tetapi berbeda dengan sekarang. Untuk sejarah hak asasi manusia di luar negeri ada beberapa seperti magna carta libertatum dan bill of rights.

Magna Carta telah disahkan oleh Raja John Lockland tepatnya pada tahun 1215. Dengan adanya Magna Carta bisa meyakini bahwa HAM termasuk ke dalam salah satu hak yang terpenting untuk umum. Magna Carta ini berisi tentang persetujuan antara satu orang dengan orang lainnya.

Sedangkan bill of rights sendiri ini merupakan salah satu perjanjian untuk melawan revolusi Inggris yang pernah terjadi pada tahun 1688.Tetapi perjanjian ini baru disahkan pada tahun 1689.

HAM

HAM sendiri di Indonesia dibawah pengawasan komisi nasional hak asasi manusia atau komnas HAM. Tujuan dibuatnya HAM adalah untuk melindungi beberapa data penting yang berhubungan dengan hak asasi manusia.

Demikian penjelasan saya diatas tentang pengertian hak asasi manusia, jenis-jenis hak asasi manusia dan sejarah hak asasi manusia. Semoga kamu bisa terbantu dengan penjelasan saya diatas. Semoga berjumpa di lain kesempatan dan tetap semangat dalam menggali ilmu yang baru.

Kesimpulan

Dalam artikel ini kami berikan informasi mengenai pengertian dari HAM itu sendiri, sejarah HAM, jenis – jenis HAM. Semoga informasi ini bermanfaat dan jika masih ada pertanyaan bisa berikan pertanyaan di kolom komentar. Terima kasih.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Pengertian Hak Asasi Manusia
Author Rating
51star1star1star1star1star

Leave a Comment