Mengetahui Bagaimana Cara Merawat Kucing Persia

JogjaLib.net – Cara Merawat Kucing Persia. Seperti yang telah banyak orang tahu bahwa kucing merupakan hewan peliharaan. Dimana banyak yang menyukai hewan peliharaan ini. Kucing yang memiliki banyak ras ini dapat ditemukan dimana saja sekarang. Jika dulu kucing termasuk langka dan harganya lebih mahal dari harga lainnya, sekarang kucing sudah banyak ditemukan meskipun dengan harga yang beragam.

Kucing persia merupakan kucing peliharaan dengan bentuk yang menggemaskan, bulu lebat dan bulunya menutupi sekujur tubuh. Namun kucing bisa jadi peliharaan yang berbahaya jika tidak pernah dirawat. Oleh karena itu penting sekali untuk merawat dan membersihkan kesehatan kucing. Namun sebelum mengetahui bagaimana cara merawat kucing Persia dengan benar, kita cari tahu terlebih dahulu asal muasal kucing lucu ini.

Asal Mula Kucing Persia

Pasti sudah bisa menebak kan, dari mana asal kucing ini. Ya, sesuai dengan namanya kucing ini memang pertama kali ditemukan di Persia atau yang saat ini dikenal dengan Negara Iran. Jenis kucing ini memiliki karakteristik bulu yang sangat panjang, moncong pendek dan wajah yang bulat.

Kucing ini mulai dikenal sejak tahun 1620 oleh pecinta kucing di Italia dan setelah itu popularitasnya mulai dikenal oleh pecinta kucing dari Inggris, Amerika dan bahkan dunia.

Kucing ini juga disebut dengan Persian longhair di Negara barat, sementara di wilayah bagian Timur Tengah kucing ini dikenal dengan nama Shirazi dan di Indonesia kita lebih mengenal kucing ini dengan nama kucing Persia.

Karakteristik Kucing Persia

Kucing Persia adalah kucing yang dikenal dengan karakteristik pendiam dan mudah dikontrol karena cenderung tidak rewel. Kucing ini juga sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan baru di sekitarnya.

Karakter lain kucing ini adalah sangat responsif terhadap pemiliknya dan memiliki sifat yang sangat manja sehingga kucing ini suka menempel dengan pemiliknya yang membuat kucing ini menjadi sangat menggemaskan.

Kucing ini sebenarnya memiliki karakteristik tubuh yang tambun dan berotot namun tertutupi oleh rambu – rambut halusnya, wajahnya yang bulat dengan moncong pendek dengan rahang lebar dan pipi yang chubby sehingga membuat kucing ini terlihat sangat lucu.

Ditambah dengan warna rambut yang beragam, karena menurut standar The Cat Fanciers’ Association (CFA), kucing ini memiliki sekitar 7 variasi warna rambut, seperti solid, silver dan golden, smoke, tabby, parti-colour, caloco, serta himalaya.

Jenis Kucing Persia

Jika selama ini semua orang hanya mengetahui kucing berhidung pendek adalah kucing Persia maka anggapan ini tidak sepenuhnya benar dan tidak juga salah, meski memang kucing Persia terkenal dengan hidung peseknya namun sebenarnya kucing Persia memiliki beberapa jenis.

Di Indonesia sendiri ada sekitar empat jenis kucing Persia yang menjadi favorit untuk dipelihara, jenis kucing Persia ini pun dibedakan dari bentuk hidung dan wajahnya. Berikut ini adalah jenis – jenis kucing Persia:

  1. Himalaya

Kucing Persia - Himalaya
Kucing Persia – Himalaya

Kucing Persia memang identik dengan hidung pesek dan bulu yang lebat, akan tetapi jenis kucing Persia yang satu ini tak memiliki keduanya, meski bulunya memang sangat panjang dan lebat, tapi kucing Persia jenis Himalaya ini tak memiliki bentuk yang terlalu pesek, sehingga membuatnya sedikit berbeda dengan jenis kucing Persia lainnya.

Kucing Persia jenis ini juga sering dikenal dengan kucing berpola colorpoint karena kucing ini memang memiliki warna rambut yang berpola yakni memiliki warna coklat tua atau pun hitam, hanya di bagian wajah, telinga, hidung, ekor dan ujung kaki saja. Sementara bagian tubuh lainnya memiliki warna coklat muda atau putih.

Warna rambut berpola ini yang kemudian menjadi salah satu ciri khas dari kucing Persia jenis Himalaya. Selain itu ciri lainnya adalah postur tubuhnya yang cukup besar dengan berat kurang lebih sekitar 4 hingga 6 kg, jika dirawat dengan baik maka si lucu ini akan bisa bertahan hidup hingga 15 tahun loh.

Memang kucing Persia jenis Himalaya ini cukup mirip dengan kucing siam sehingga sulit untuk dibedakan, kucing siam adalah ras kucing yang berasal dari Negara Thailand, yang membuat keduanya mirip adalah hewan ini mempunyai tekstur dan warna pola rambut yang sama.

Namun sebenarnya kedua kucing ini bisa dibedakan, karena kucing siam mempunyai rambut tipis yang tak begitu lebat berbeda dengan Himalaya yang memiliki rambut lebih panjang dan tebal. Ekor kucing Persia jenis Himalaya juga lebih panjang jika dibandingkan dengan kucing siam.

Kucing ini umumnya merupakan tipikal kucing jinak yang memiliki sifat tenang serta manja, kucing jenis ini sangat suka tidur dan berada di sekitar orang – orang. Selain menggemaskan kucing ini juga cukup mudah dalam hal perawatannya dan mereka tak suka melompat serta memanjat tirai seperti kucing – kucing lainnya.

Harga kucing ini sendiri berkisar antara 9 jutaan rupiah.

  1. Flatnose

Kucing Persia - Flatnose
Kucing Persia – Flatnose

Jenis kucing Persia yang selanjutnya adalah flatnose, berbeda dengan kucing Persia Himalaya, kucing ini mempunyai ciri khas rambut yang memiliki pola, selain itu ciri khas lain yang bisa dilihat adalah dari hidungnya yang pesek dan datar.

Hidung yang memiliki ukuran kecil ini biasanya sejajar dengan matanya sehingga membuat wajah dari kucing Persia flatnose ini terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Kucing ini mempunyai bentuk kepala yang tak bulat dan terlihat sedikit kotak hal ini akan membuat pipinya terlihat lebih chubby.

Dengan rambut yang panjang dan mata yang kecil dipadu dengan badan yang gemuk kucing ini juga memiliki kuping yang berbentuk kecil dan juga meruncing dengan jarak antara kanan dan kiri yang cukup jauh.

Karakteristik tubuhnya yang lucu dan menggemaskan membuat kucing ini sangat populer di daratan Amerika dan bahkan di dunia untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan apalagi kucing ini sangat aktif dan suka bermain sehingga membuat tingkahnya terlihat lebih menggemaskan.

Karena sifatnya yang aktif ada baiknya sediakan ruang bermain yang luas dan jauhkan barang – barang yang mudah pecah agar terhindar dari kucing ini yang bisa saja melukainya.

Selain aktif kucing ini juga sangat suka makan sehingga anda harus memperhatikan asupan makanan yang diberikan karena kucing ini bisa terus menerus makan, hal ini akan sangat berbahaya bagi kesehatan kucing dan bisa membuatnya menjadi obesitas.

Harga kucing ini sendiri cukup mahal dengan dibanderol sekitar 5 jutaan rupiah untuk anak kucing yang berusia 3 bulan dan 11 juta rupiah untuk kucing dewasa, siap – siap merogoh kantong dalam dalam ya.

  1. Medium

Kucing Persia Medium
Kucing Persia Medium

Kucing ini merupakan perpaduan dari kucing Persia Himalaya dan kucing Persia flatnose di mana karakteristik fisik kucing ini memiliki hidung yang tak juga datar dan tak mancung.

Sehingga dengan kata lain kucing ini memiliki jenis hidung yang setengah pesek dan memiliki rambut yang paling lebat dibandingkan dengan kucing Persia jenis lainnya. Untuk bulu sendiri kucing ini dibedakan menjadi dua bagian, shorthair dan longhair. Untuk perawatan sendiri kucing medium dengan longhair tentu saja lebih mahal karena bulunya membutuhkan perawatan khusus.

Namun untuk harga sendiri, kucing ini dinilai memiliki harga yang standar, mulai dari 8 juta rupiah untuk kucing dewasa dan 2 juta rupiah untuk bayi kucing yang berusia 8 bulan.

  1. Peaknose

Kucing Persia Peaknose
Kucing Persia Peaknose

Mungkin sudah bukan rahasia lagi, jika semakin pesek hidung kucing Persia maka akan semakin mahal harganya. Ya memang kucing Persia yang memiliki ciri fisik hidung pendek atau pesek adalah kucing Persia jenis yang paling mahal, salah satunya ya jenis peaknose ini.

Sekilas ciri fisiknya hampir sama dengan flatnose, hanya saja kucing jenis ini memiliki hidung yang lebih datar, kecil dan pesek jika dibandingkan dengan peaknose. Harganya pun terbilang sangat mahal yakni berkisar antara 12 juta rupiah.

Kucing ini sendiri dibedakan menjadi dua jenis yakni peaknose ekstrim dan Persia peaknose. Perbedaannya terdapat pada bentuk hidung peaknose ekstrem yang lebih pendek dibanding dengan Persia peaknose.

Itu dia jenis – jenis kucing Persia yang ada di Indonesia dan cukup populer untuk dipelihara. Tertarik untuk memiliki salah satu dari kucing di atas? Namun sebelum memutuskan untuk memelihara salah satunya, anda harus mengerti bagaimana cara merawat kucing ini.

Seperti yang diketahui bahwa kucing sering bermain di tempat kotor, tempat basah dan tempat tersebut penuh dengan kuman. Sedangkan kuman tersebut menempel pada bulu kucing, jika saat manusia menyentuh bulu kucing tersebut secara otomatis kuman itu berada di kulit manusia. Oleh karena itu penting sekali untuk merawat kebersihan kucing peliharaan serta cuci tangan setelah menyentuh kucing.

Kucing Persia sendiri gampang-gampang sulit untuk merawatnya. Meskipun seperti yang banyak diketahui bahwa kucing Persia harganya lumayan mahal, perawatannya juga mahal, tidak mudah, serta butuh ketelatenan untuk memelihara kucing Persia. Banyak sekarang yang mempersilangkan kucing Persia dengan kucing lainnya. Agar hasil keturunannya pun sempurna.

Banyak yang menyukai kucing Persia karena bulu lebatnya yang menggemaskan, semakin hidung pesek semakin mahal harganya. Untuk warnanya pun beragam ada yang berwarna hitam, coklat, putih serta lainnya. Banyak yang memelihara kucing karena memang kucing juga dapat dijadikan terapi hiburan ketika pemiliknya sedang stres atau sedih.

Kucing sendiri merupakan binatang yang sangat peka dalam perasaan. Jika ada pemiliknya yang sedih tentu saja kucing tersebut juga merasakannya juga. Pun jika pemilik kucingnya dalam keadaan marah, tentu saja kucing tersebut juga akan merasakanmya dan memilih menjauh dari majikannya. Banyak juga dari kucing Persia yang lebih menyukai dengan kucing Jawa, itu membuat generasi selanjutnya memiliki kombinasi ras yang berbeda dan hasilnya terlihat bagus.

Untuk yang memiliki bayi biasanya tidak boleh memelihara kucing, selain takut batuk karena sumbatan buku lebatnya, juga terdapat tokso. Semua kembali kepada yang merawat kucing peliharaan tersebut. Jika majikannya perhatian dengan kucing dan merawat dengan sepenuh hati, tentu saja kucing tersebut juga akan manja dan sayang sekali terhadap majikannya. Semua seperti hukum timbal balik. Apa yang diniatkan baik tentu kebaikan itu juga akan kembali ke diri sendiri juga.

Meskipun cara perawatannya tidak mudah, namun sangat penting sekali menyisir bulu kucing persia tersebut agar tidak kusut. Selain itu untuk makanan juga harus berhati-hati agar tidak diare. Karena kucing Persia jika soal makanan tergantung kecocokan pencernaan. Jika untuk kucing yang diare tentu saja pemiliknya harus telaten dalam merawat, bisa juga menggunakan air kelapa muda untuk menyembuhkan diare yang menyerang kucing. Kuncinya merawat kucing sama dengan merawat manusia. Perlu ketelatenan.

Jadi perlu konsultasi juga ke dokter hewan, klinik hewan atau bahkan ke toko makanan hewan jika untuk soal kesehatan kucing Persia. Banyak bertanya dan mencari informasi dari media, internet, tanya dengan yang lebih ahli atau bahkan tanya sekomunitas pecinta kucing agar benar dalam memelihara kucing.

Penting sekali jika yang belum paham dalam merawat dan memelihara kucing untuk bertanya dan mencari banyak info pada sebuah komunitas. Selain menambah silaturahmi juga menambah wawasan tentang mengenali kucing peliharaan sendiri. Di bawah ini dijelaskan bagaimana cara merawat kucing Persia yang benar.

Baca juga : Kucing Anggora

Cara  Merawat Kucing Persia

Cara  Merawat Kucing Persia
Cara  Merawat Kucing Persia

Kucing persia termasuk kucing yang populer dan banyak digemari karena kecantikannya. Selain bulunya yang lebat dan indah, kucing jenis ini juga tidak terlalu agresif dan sedikit penurut dibandingkan dengan kucing jenis lainnya. Kucing persia memiliki cara perawatannya sendiri dan tentunya sedikit berbeda dengan cara perawatan kucing lain.

Dalam merawat kucing persia Anda harus selalu berhati-hati agar tidak membuatnya ketakutan. Nah, bagi Anda yang masih pemula, memerhatikan cara merawat kucing persia yang benar sangatlah perlu. Berikut cara merawat kucing persia yang perlu Anda ketahui!

  1. Menyediakan Tempat Tinggal

Cara merawat kucing persia yang pertama adalah dengan memberinya tempat tinggal yang layak serta nyaman. Meski begitu tidak hanya kucing persia saja, kucing-kucing lain pun juga demikian halnya. Tempat tinggal yang layak dan nyaman ini bisa berupa kandang atau sebuah kamar khusus untuk kucing yang Anda rawat.

Apabila kucing persia yang Anda rawat masih sangat kecil, Anda haruslah memberinya tempat tinggal yang hangat. Sebab, daya tahan tubuhnya masih sangatlah rentan. Anda bisa memberinya beberapa selimut atau apapun yang dapat menghangatkan kucing Anda.

  1. Memperhatikan Lingkungan Kucing

Setelah memberikan tempat tinggal yang nyaman, cara merawat kucing persia yang kedua adalah dengan memperhatikan lingkungan tempat tinggal kucing tersebut. Anda harus memastikan bahwa tempat tinggal kucing Anda, misal kandang yang dapat dipindahkan, harus terbebas dari ancaman hewan lainnya.

Hewan lain tersebut dapat mengganggu ketenangan kucing Anda dan bisa saja membuatnya stres. Contohnya saja misal anjing, tikus atau kucing jenis lainnya yang dapat mengganggu kucing persia yang Anda pelihara.

Selain menghindarkan dari ancaman hewan lainnya, cara merawat kucing persia yang satu ini sangat penting, yakni Anda juga harus senantiasa menjaga agar kucing persia yang Anda rawat terjaga kebersihan kandang dan tubuhnya. Hal ini bertujuan agar kucing tersebut selalu sehat dan tidak mengidap penyakit apapun.

  1. Sedia Tempat Makan dan Minum

Tak hanya tempat tinggal saja yang harus Anda sediakan. Akan tetapi tempat makan dan minum pun harus ada. Sebab, kucing persia adalah peliharaan Anda dan Anda bertanggung jawab untuk merawatnya dengan sebaik mungkin. Selain itu juga karena biasanya kucing jenis ini tidak berburu makanan seperti kucing liar lainnya.

Tempat makan dan minum yang Anda sediakan pun harus higienis dan terawat dengan benar. Agar kucing Anda tidak mengalami gangguan penyakit apapun yang bisa membuatnya mendapat perawatan. Anda juga harus memastikan bahwa tempat makan dan minum yang Anda sediakan tidak mudah tergeser yang hanya akan menyebabkan kucing Anda basah.

  1. Menyediakan Tempat Buang Kotoran

Seperti yang telah orang banyak tahu, bahwa kucing senang membuang kotoran atau kencing di pasir. Untuk itu Anda harus menyediakan tempat khusus untuk kucing persia Anda membuang kotoran. Anda tidak perlu mengajari hal ini karena kucing persia sendiri sudah bisa mencari pasir sendiri sejak masih kecil.

Ada banyak jenis pasir yang ada di pasaran dan bisa Anda pilih. Usahakan pula bahwa tempat buang kotoran yang Anda sediakan cukup lebar dan tinggi sehingga ketika kucing Anda menutup kotorannya maka pasir tersebut tidak berhamburan ke mana-mana.

Kesimpulan

Itulah bagaimana cara merawat kucing persia yang baik dan benar. Anda hanya perlu menerapkannya di rumah. Merawat kucing memang kadang gampang-gampang susah. Maka Anda harus selalu bersabar untuk hal ini.

-- ADVERTISEMENT --

Leave a Comment